23 Februari 2016

Honda Bukan Pengikut Kompetitor, Perusahaan Punya Strategi Sendiri

AHM sering dianggap sebagai pengikut dari kompetitor, sebabnya karena jenis motor yang dikeluarkan oleh kompetitor selalu di ikuti oleh Honda menghadirkan jenis yang sama, tapi apakah benar seperti itu? bagaimana tanggapan Honda terkait dengan masalah ini? mari simak selengkapnya jawaban dari AHM tentang pernyataan yang menyebut bahwa mereka sebagai followers kompetitor.

margono tanuwijaya


Ada beberapa jenis motor yang dihadirkan Honda yang mirip dengan kompetitor, contohnya CB150R SF yang kini menghadang laju penjualan Yamaha Vixion, dari segi segmen kedua motor ini sama-sama berasal dari kategori sport naked. Kemudian New Honda Sonic 150R yang ditujukan untuk menggeser mangsa pasar Suzuki Satria Fu. Bahkan AHM telah menyiapkan bebek super 150cc yang ditujukan untuk menjadi pesaing utama dari Yamaha MX King,

Direktur Pemasaran AHM angkat bicara terkait pernyataan ini, menurut Margono Tanuwijaya bukan masalah pabrikan mana yang mengikuti mana, menurut Margono tidak ada yang duluan. Semuanya hanya masalah timing pada strategi peluncuran.

Margono Tanuwijaya menepis kabar ini dan mengatakan tidak 100% selalu mengekor pada kompetitor. Tambah Margono jika dihubung-hubungkan. Perusahaan lain juga bisa disebut pengikut, contoh pada kasus Yamaha NMAX yang kehadirannya setelah PCX 150 meluncur. Atau Yamaha Fino yang secara tampilan mirip seperti Honda Scoopy.

Intinya Margono mengatakan setiap perusahaan memiliki strategi masing-masing, masalah siapa dulu yang meluncurkan produk baru atau segmen baru itu hanya masalah timing dan strategi perusahaan. Margono juga mengatakan pihaknya sampai saat ini selalu menyiapkan produk yang ada peminatnya di Indonesia.